23122011-25122011
09:45-18:04
My Private Room and Samsat
Harry Sasongko Simple Mind Is LifE : ) SMILE
Gambar Google
Pagi hari ini Saya beranjak pergi meninggalkan rumah, dengan rencana yakni memperpanjang stnk motor Saya di Samsat Bekasi, sekitar 25menit perjalanan dari rumah ke lokasi Samsat, berkas sudah disiapkan foto copy stnk, bpkb, ktp Saya buat rangkap 2, setibanya dilokasi untuk mencari parkir kendaraan Saya, Saya didatangi dengan seseorang pria muda berbadan tegap dan berpakaian rapi bebas, sembari menyodorkan lahan parkir pria tersebut berucap kepada Saya, "mau dibantu Pak, biar cepat prosesnya, Bapak tinggal duduk, kurang dari 1jam sudah selesai" dan Saya berucap dengan menjawab "maaf, Saya urus sendiri saja", tukang parkir tersebut kembali berucap "klo begitu, disini tempat parkirnya Pak" sembari menyodorkan karcis bertuliskan plat no polisi Saya dan tertera uang parkir sebesar 2rb Rupiah, Saya berucap "ok terimakasih, bayar sekarang atau nanti" tukang parkir tersebut "sekarang Pak" sembari saya keluarkan selembar 2rb Rupiah ke tukang parkir tersebut, sesampainya disana Saya melihat ke janggalan padahal sudah jelas2 terpampang tulisan Dimohon Tidak Berhubungan Dengan Perantara/Calo ditempat2 yang strategis serta dibantu para petugas yang ramah dengan setia akan membantu jika ada pertanyaan yang membingungkan, tapi memang kehidupan perantara/calo/pihak ketiga tidak dapat dipungkiri marak dimana2 berkeliaran, dari yang mau jadi pegawai negri di caloin, dari urus tanah harus ada pihak ke tiga, sampai mau jual rumah pun ada perantaranya, sebenernya apa sih perbedaannya dan persamaannya perantara/calo/pihak ketiga menurut pandangan Saya ini, sembari tanda lampu di sebelah otak kiri Saya, hahay kartun mood on dah....
Perantara.
Biasanya kaum menengah keatas yang menggunakan perantara, karma tidak mau ambil pusing yang terpenting dagangannya laku terjual, kebanyakan atau biasanya untuk menjual rumah atau biasa di sebut agent, berpenampilan elegant, necis, wahai dan piawai berkomunikasi dan berwawasan luas, hanya mengambil komisi saja koq paling besar 2,5% dari nilai transaksi.

Calo.
Banyak berkeliaran ditempat2 strategis, biasanya menjamur disaat musim hari raya atau adanya pegelaran konser musik, event olah raga, dan lain lain yang bikin heboh, tak tanggung2 meraup keuntungan yang hampir 50% dari modal, karna masyarakat sudah malas menganti trauma rusuh malah nyawa taruhannya.

Pihak Ketiga.
Saat ini banyak ditemukan perusahaan di dalam perusahaan atau pihak ke tiga atau outsorce namanya saja pihak ketiga Ruwet klo sama pihak ketiga liat aja dalam menjalin hubungan percintaan, dimana2 yang namanya ada pihak ketiga selalu banyak masalah, ( upz jadi masuk pengalaman pribadi nih ) wkwkwk... begitu pula pihak ke tiga yang Saya maksutkan itu, yakni perusahaan di dalam perusahaan, yang terpenting dari perusahaan itu orang bisa kerja gak pengangguran gak nyusahin orang tuanya, sekarang nyari kerja susah, makannya budget atau dana yang selayaknya didapatkan oleh pekerja di minimalisir atau dipres sekecil mungkin karna itu tadi perusahaan di dalam perusahaan ruwetkan, huff...
Jadi...Itulah kehidupan percaloan/perantara/pihak ketiga, sebenernya sih mereka sama2 nyari doit pokoknya uud dah ujung ujungnya doit (lakukan).
